Which is better? SEO vs. SEM

Which is better? SEO vs. SEM

Pengertian SEO dan SEM

1.  Apa itu SEO?

SEO atau (Search Engine Optimization) adalah upaya pengoptimalan website untuk mendapat peringkat teratas di hasil pencarian dengan mendapatkan trafik nilai tinggi di hasil pencarian. Potensi trafik organik anda pun meningkat

2.   Apa itu SEM?

SEM atau (Search Engine Marketing) yg berarti untuk pemasaran di internet melalui kegiatan promosi website dengan cara meningkatkan visibilitas website itu sendiri di halaman hasil pencarian mesin telusur seperti GOOGLE.

Perbedaan SEO dan SEM

Setelah mengetahui apa itu SEO dan SEM, mengetahui perbedaan dari keduanya bisa memberikan gambaran lebih jelas mana strategi yang harus Anda ambil. Oleh karena itu, berikut beberapa perbedaan SEO dan SEM yang harus Anda ketahui.

1. Terdapat Ikon “Iklan” di Hasil Pencarian SEM

Hasil pencarian dari penerapan SEM atau SEO itu berbeda. Iklan berbayar yang muncul dari penerapan SEM dianggap sebagai iklan. Sementara, hasil pencarian dari SEO tak ada embel-embel iklan di bawahnya.

2. SEM Berbayar dan SEO Gratis

SEM adalah iklan berbentuk PPC. Sehingga Anda harus punya anggaran untuk SEM agar iklan bisa terus ditampilkan. Sementara SEO adalah strategi yang bisa Anda terapkan tanpa perlu mengeluarkan biaya.

3. SEM Bisa Memilih Target Audience

Memang, baik SEO dan SEM bertujuan agar bisa memahami audiens lebih baik. Tapi, Anda hanya bisa memilih target audiens dengan SEM. Pada SEM, Anda bisa memilih hasil pencarian ditampilkan untuk audiens berdasarkan umurnya, lokasi, dan masih banyak lainnya.

4. Hasil SEM Lebih Cepat Dibanding SEO

Memang SEM tak langsung muncul seketika Anda memasangnya, karena tetap butuh proses dan persaingan dengan pemasang iklan lainnya. Tapi, proses ini relatif lebih cepat dibandingkan SEO. 

Anda juga bisa mematikan SEM sewaktu-waktu dan menghidupkannya lagi sesuka Anda. Sedangkan SEO, merupakan strategi yang membutuhkan waktu untuk melihat hasilnya dan bisa membaik atau memburuk seiring waktu tergantung banyak faktor.

5. SEM Lebih Baik untuk Testing, Sedangkan SEO Tidak

Anda bisa langsung mematikan atau menghidupkan iklan pada SEM. Jadi, bisa menjadi salah satu cara untuk testing apakah strategi marketing Anda sudah diterima dengan baik oleh audiens. 

Dengan SEM Anda bisa merevisi judul iklan, mengganti target audiens atau merubah konten dari landing page untuk keperluan testing.  Anda tidak bisa melakukan hal yang sama pada SEO karena membutuhkan waktu terlalu lama untuk mendapatkan hasil dan melihat perbedaannya.

6. SEO Bagus untuk Jangka Panjang

SEM itu hanya aktif selama Anda membayar iklan untuk tampil di hasil pencarian. Sekali Anda mematikan iklan tersebut, maka strategi SEM Anda sudah berakhir. SEO justru sebaliknya. Sebab, SEO ini adalah strategi yang berkembang seiring waktu dengan hasil yang bisa bertahan lebih lama pula.

7. Potensi CTR SEO Lebih Tinggi Dibanding SEM

Berdasarkan studi AWR, tiga pencarian teratas itu mendapatkan CTR terbanyak. Jadi, apabila hasil pencarian Anda bisa berada di posisi atas, kemungkinan SEO bisa mengalahkan iklan SEM. Namun, jika posisi Anda di luar tiga besar atau bahkan di halaman dua, kemungkinan CTR SEM yang akan lebih banyak.

SEM VS SEO: MANAKAH YANG TERBAIK ?

Nah, setelah tahu apa itu SEO dan SEM serta perbandingan keduanya di atas, Anda pasti setidaknya sudah punya gambaran mana strategi yang cocok untuk diterapkan.

Agar lebih yakin dengan pilihan Anda, berikut kami berikan hal-hal yang harus dipertimbangkan sebelum akhirnya memilih mana yang cocok antara SEM atau SEO

1. Pertimbangkan Pesaing Anda

Sebelum Anda memutuskan untuk melawan pesaing Anda dengan SEM atau SEO, coba lihat strategi mereka.

Bagaimana performa mereka di hasil pencarian? Apakah mereka menggunakan SEM saja, SEO saja atau justru keduanya?

Cari tahu apa keyword mereka yang mendapatkan pencarian organik terbanyak. Selain itu, pertimbangkan juga apakah Anda bisa membuat rencana untuk merebut posisi tersebut dari mereka menggunakan SEO. 

Apabila Anda tak yakin bisa mengalahkan pesaing melalui SEO, Anda bisa melihat keyword berbayar yang mereka gunakan. Perhatikan keyword berbayar apa saja yang menarik trafik ke website mereka. Sehingga Anda tahu mana celah yang bisa dimasuki menggunakan SEM.

Anda bisa melakukan riset keyword ini dengan menggunakan alat-alat gratis yang sudah kami bahas di artikel ini.

2. Seberapa Anda Tahu Mengenai Industri yang Digeluti

Apabila Anda sudah bergelut pada suatu industri dalam waktu yang cukup lama, Anda pasti sudah paham apa yang audiens inginkan. Jadi sebaiknya Anda mulai merencanakan strategi SEO jangka panjang daripada menggunakan SEM.

Namun, jika belum yakin reaksi audiens dan kompetitor, Anda bisa menggunakan SEM untuk testing sambil membuat rencana SEO jangka panjang. Dari testing ini Anda bisa menguji ide-ide, produk atau jasa yang ingin Anda tawarkan kepada audiens nantinya.

3. Pertimbangkan Biaya

Sebelum memutuskan antara SEO dan SEM, sebaiknya Anda melakukan riset mengenai biaya yang perlu Anda keluarkan. 

Sesuaikan biaya dengan anggaran Anda. Apakah anggaran Anda cukup hanya untuk salah satunya saja? Atau anggaran bisa disesuaikan untuk melakukan SEO dan SEM disaat yang sama?

4. Pertimbangkan Umur Website Anda

Jika Anda baru saja membuat website atau bisnis Anda masih seumur jagung, sebaiknya menggunakan SEO dan SEM di saat yang sama. Karena SEM bisa membantu untuk mendatangkan trafik di awal-awal, sembari Anda mengoptimasi SEO. 

Nah, kalau nanti website sudah berjalan cukup lama dan optimasi SEO mulai membuahkan hasil, Anda bisa memutuskan ulang mengenai SEO dan SEM ini. Apakah tetap mau menggunakan keduanya atau ingin melepas SEM dan hanya berfokus kepada SEO saja.

5. Lihat Status Website Anda

Sebelum Anda memilih antara SEO atau SEM, lakukan riset terhadap status website Anda terlebih dahulu. Riset ini bertujuan untuk mengetahui apakah website Anda punya potensi untuk tumbuh menggunakan strategi SEO yang sudah berjalan.

Apabila strategi SEO Anda mendapatkan status yang buruk, sebaiknya pertimbangkan untuk menggunakan SEM. Anda bisa memanfaatkan SEM untuk menarik trafik, selagi Anda memperbaiki strategi SEO.

Untuk mendapatkan hasil terbaik dan detail mengenai SEO di website, Anda bisa menggunakan alat berbayar seperti Ahrefs atau Alexa SEO Audit Tool. Dengan alat-alat ini, Anda bisa tahu penjelasan lengkap mengenai status SEO on-page dan SEO off-page di website Anda.

Kesimpulan

Dengan membaca artikel ini, Anda telah mendapat info mengenai SEM dan SEO beserta perbedaan keduanya. Sebagai provider hosting murah dan vps murah, khususnya cloud hosting Indonesia yang telah bersertifikat kualitas internasional , kami berkomitmen untuk membantu kesuksesan Anda secara online. Jangan lupa subscribe dan kunjungi terus blog kami untuk mendapat berbagai artikel informatif lainnya terkait pengembangan website dan bisnis di era digital ini. Selamat berusaha ya, semoga sukses!

Oleh:

Lutfia Mila Anggraeni

No Comments

Post a Comment