Creating Product Video

Creating Product Video

Satu kunci sukses yang dapat membuat bisnis Anda berhasil adalah teknik promosi. Salah satunya, membuat video promosi untuk produk Anda merupakan sebuah terobosan baru yang menarik dan paling diminati saat ini karena jauh lebih hemat dan mudah dijangkau seluruh masyarakat Indonesia dan juga Internasional sehingga mereka bisa langsung melihat sekaligus mempertimbangkan untuk membeli produk maupun jasa yang ditawarkan.

Dengan mengetahui cara membuat video  untuk produk Anda, maka Anda bisa memaksimalkan media digital untuk kepentingan perusahaan sekaligus mampu dan diterima oleh konsumen luas. Berikut kami sajikan beberapa cara membuat video produk :

Awali dengan research sebelum membuat video

Research atau penelitian adalah hal penting yang harus dilakukan sebelum membuat video. Karena, dari sini kita bisa menentukan konten apa yang akan di buat.

Pertama tentukan jenis konten yang akan digunakan, apakah edukasi, praktik, testimoni atau lainnya. Lalu tentukan target apa yang akan Anda cari dari penonton. Respon yang bagaimana dan perilakau seperti apa yang Anda harap dari mereka setelah menonton video Anda.

Informasi Apa Saja yang Perlu Kita Tampilkan di Video?

Tentunya info yang kita tampilkan akan disesuaikan dengan jenis video yang akan kita buat. Jika kamu membuat video testimonial untuk produk, maka tentu yang kamu tampilkan adalah testimonial dari para customer.

Jika ingin membuat video pengenalan produk, berikut beberapa informasi yang bisa kamu tampilkan.

  • Gambaran umum tentang produkmu,
  • Fitur-fitur produkmu/spesifikasi produk,
  • Keunggulan produk,
  • Ajakan untuk membeli,
  • Bonus pembelian produk (jika ada).

Intinya, outline video bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan videomu.

Pasarkan di tempat yang tepat

Jangan pasarkan video di sembarang tempat. Ada beberapa tempat yang biasa digunakan untuk memasarkan video pemasaran seperti TV atau situs streaming video seperti Youtube. Namun di manapun itu, pastikan untuk menyesuaikannya dengan target pasar Anda.

Oleh:

Lutfia Mila Anggraeni

No Comments

Post a Comment