Konten yang Menarik Perhatian Gen Z

Konten yang Menarik Perhatian Gen Z

Maraknya bisnis online dengan banyaknya situs-situs e-commerce di Indonesia menjadikan pemilik bisnis berusaha memberikan pelayanan yang terbaik untuk calon pembelinya. Salah satu kunci untuk mendapatkan calon pembeli adalah dengan membuat konten yang dapat menarik perhatian. Tidak hanya itu, pemilik bisnis juga harus mengenal terlebih dahulu target audiens sehingga akan lebih mudah dalam pembuatan konten.

Tidak dapat dipungkiri bahwa gen Z sudah mengetahui internet sejak mereka masih sangat muda. Konten yang tersaji di dunia digital menjadi satu hal yang penting untuk menarik perhatian dan kepercayaan mereka. Generasi Z adalah mereka yang lahir diantara tahun 1995 sampai 2005, dimana kelompok populasi yang masih muda ini akan menjadi calon konsumen yang potensial.

Saat ini, banyak sekali strategi pemasaran yang dilakukan untuk menjangkau generasi Z tersebut. Nah, salah satu cara agar generasi Z ini tertarik terhadap sesuatu, kamu harus memikirkan konten yang tepat dan menarik tentunya. Konten seperti apasih yang menarik perhatian Gen Z?

  • Konten digital lebih atraktif

Sebagaimana kita ketahui bagi Milenial dan Gen Z “Digital is Life”. Dimana mereka keseharian lebih tertarik dengan dunia digital, maka buatlah sebuah konten yang tidak membosankan dan cenderung flat.

Lakukan riset kecil-kecilan sebelum kalian mengunggah konten digital. Sebaiknya hindari tema yang umum, coba buat sesuatu hal yang unik dan menarik agar disukai kalangan muda jaman sekarang. Kalian bisa mengolah ide dengan sudut pandang dan pendekatan yang baru sehingga dapat memberikan sesuatu yang benar-benar berbeda.

  • Senang dengan konten yang ringan dan menghibur

Pelanggan adalah raja, ya benar sekali. Perumpamaan tersebut memang tidak akan pernah lekang oleh waktu. Perumpamaan tersebut akan terlihat ketika kalian akan merencanakan konten untuk sebuah brand. Dalam hal ini kalian harus mengetahui apa yang diinginkan pelanggan.

Pada dasarnya Milenial dan Gen Z lebih menyukai konten yang “receh” dan menghibur. Pertimbangkanlah sudut pandang mereka, cari tau konten mana yang kurang disukai dan konten mana yang banyak disukai mereka. Coba gunakanlah bahasa yang relevan dengan mereka dan jangan menggunakan bahasa yang terlalu kaku. Ada baiknya jika dibalik konten yang receh dan menghibur ada nilai informatif yang dapat diterima oleh audiens.

  • Konten berbentuk visual lebih menarik

Konten dalam bentuk visual lebih mudah diterima dikalangan Gen Z. Buat konten visual tersebut dengan tetap menonjolkan ciri khas brand kalian. Jika konten kalian memberikan informasi tentang teknologi misalnya, tetaplah kerjakan hal tersebut untuk menjaga konsistensi konten kalian.

Jangan lupa juga untuk membuat visual dengan menggunakan warna warna dan tulisan yang menarik perhatian mereka. Dengan melalukan ini, engagement rate bisnis akan meningkat dan juga audiens akan merasa lebih dekat dengan brand kalian karena sudah familiar dengan konten-konten yang kalian buat.Membuat konten yang menarik dan disukai banyak Gen Z memang gampang-gampang susah, apalagi mengenai konten yang bisa menarik audiens untuk bisa menjadi pelanggan baru. Jadi yang paling penting pelajari dulu audiens kalian seperti apa, lalu ciptakan konten yang tepat dengan didukung visual yang menarik. Juga pelajari bagaimana bentuk pemasaran digital yang bisa membantu kalian mencapai hasil yang diharapkan.

Oleh:

Amanatur Rohmaniyah

No Comments

Post a Comment